Ernams's e-Nib

Catatan-Catatan Erna MS

Komunikasi Pemasaran

Komunikasi pemasaran merupakan aplikasi komunikasi yang ditujukan untuk membantu kegiatan pemasaran sebuah perusahaan. Aplikasi tersebut sangat dipengaruhi oleh berbagai bentuk media yang digunakan, daya tarik pesan, dan frekuensi penyajian. Penerapan komunikasi bisnis sangat penting, khususnya dalam menyampaikan pesan-pesan komunikasi yang dihadapkan pada berbagai persoalan, seperti: perbedaan persepsi, perbedaan budaya, dan keterbatasan media yang digunakan (Soemanagara, 2008: 4).

Komunikasi pemasaran dapat juga dinyatakan sebagai kegiatan komunikasi yang ditujukan untuk menyampaikan pesan kepada konsumen dan pelanggan dengan menggunakan sejumlah media dan berbagai saluran yang dapat dipergunakan dengan harapan terjadinya tiga tahapan perubahan, yaitu perubahan pengetahuan, perubahan sikap, dan perubahan tindakan yang dikehendaki (Soemanagara, 2008: 4).

Marketing Public Relations

Konsep Marketing Public Relations (MPR) diperkenalkan oleh Thomas L. Haris dalam buku The Marketer’s Guide to Public Relations. Menurut Haris, Marketing Public Relations bekerja karena ia memberi nilai tambah pada produk melalui kemampuannya yang unik dalam memberikan kredibilitas pada pesan produk (Kriyantono, 2008: 58).

MPR didefinisikan sebagai sebuah proses perencanaan, eksekusi, dan evaluasi program-program yang mendorong atau menganjurkan pembelian dan kepuasan konsumen melalui komunikasi yang kredibel dalam menyampaikan informasi dan menciptakan impresi yang mengidentifikasi perusahaan dan produknya dengan kebutuhan, keinginan, perhatian, dan kepentingan konsumen. Dengan demikian, upaya menjual produk jangan hanya berdasarkan profit-oriented, tetapi juga consumer’s oriented (Kriyantono, 2008: 58).

Di saat efektivitas iklan di media massa dirasa makin menurun, belakangan pemasar lebih memalingkan perhatiannya kepada MPR. Mereka menyadari bahwa MPR sangat efektif dalam membangun awareness dan brand knowledge, baik untuk produk lama maupun baru. MPR juga sangat efektif untuk berinteraksi dengan masyarakat setempat dan menjangkau kelompok atau etnis tertentu. MPR juga lebih efektif dari segi biaya ketimbang iklan (Sulaksana, 2007: 129).

Seri Dobi #4

Seri Dobi #4

Judul: Cita-Cita Dobi

Penulis: Erna M.S.

Penerbit: Gema Insani, Jakarta

Seri Dobi #3

SERI DOBI #3
Judul: Sahabat Dobi
Penulis: Erna M.S.
Penerbit: Gema Insani, Jakarta

Bilingual # 1

BILINGUAL # 1

Love You Mom, Love You Dad

Penulis: Erna M. S.

Ilustrator: Malia Hartati

Penerbit: Pencil Books, Jakarta

Seri Ammar Anak Saleh # 3

BILINGUAL

Seri Ammar Anak Saleh # 3

Judul: Kue Kesukaan Ammar

Penulis: Erna M. S.

Penerbit: Ammar Kidz, Bekasi

Seri Ammar Anak Saleh #2

Seri Ammar Anak Saleh

Judul: Berdoa untuk Kedua Orang Tua

Penulis: Erna M. S.

Penerbit: Ammar Kidz, Bekasi

Seri Ammar Anak Saleh #1

Seri Ammar Anak Saleh

Judul: Ammar Pergi ke Sekolah

Penulis: Erna M. S.

Penerbit: Ammar Kidz, Bekasi

Bermain dengan Angka Seri 2

targetpreview-bda2

Judul: Bermain dengan Angka Seri 2

Penyusun: Erna M. S.

Penerbit: Pencil Books, Jakarta

Teori Peluru

Teori peluru atau bullet theory adalah nama yang diberikan peneliti terhadap konsepsi pertama tentang efek komunikasi massa. Disebut juga sebagai teori jarum hipodermik (hypodermic needle theory) atau transmisi (tranmision belt theory) (De Fleur & Rokeach, 1982). Pada dasarnya pandangan ini naif dan simplistik, yang menganggap efek-efek pesan komunikasi massa demikian kuat dan kurang lebih bersifat universal pada seluruh audiens yang mendapat terpaan media.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.