Teori Kultivasi

Hipotesis umum dari analisis kultivasi adalah orang yang lebih lama ‘hidup’ dalam dunia televisi lebih melihat dunia nyata seperti gambaran, nilai-nilai, potret, dan ideology yang muncul pada layar televisi. (J. Bryant and D. Zillman (Eds), 2002). Hipotesis ini menjelaskan bahwa realitas sama dengan yang ada di televisi.

 

Hawkins dan Pingree (1982) menemukan model proses kultivasi, yaitu bahwa proses kultivasi dalam pikiran kita terbagi dua, yaitu learning dan constructing. (J. Bryant and D. Zillman (Eds), 2002). Apa yang dilihat oleh audiens kemudian akan melalui tahap belajar dan diikuti tahap mengkonstruksi dalam pikiran audiens tersebut. Betapa dapat dibayangkan, banyaknya adegan-adegan kekerasan di televisi dapat membangun pikiran yang ’keras’ terhadap audiensnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s